Penyintas Banjir Barito Utara dapat Bantuan Beras untuk Kebutuhan 5 Hari

Banjir di Barito Utara, Kalimantan Tengah. Foto: Antara

MUARA TEWEH – Sekitar 13.874 keluarga terdampak banjir yang tersebar di 74 desa dan kelurahan di Barito Utara, Kalimantan Tengah, akibat luapan air Sungai Barito dan anak-anak sungainya, mendapat bantuan sembako dari pemerintah setempat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Kabupaten Barito Utara Eveready Noor mengatakan bahwa bersama BPBD dan Kodim 1013 Muara Teweh serta instansi terkait lainnya Dinas Sosial menyalurkan bantuan beras kepada penyintas banjir.

“Beras ini kami berikan untuk kebutuhan lima hari sebanyak 100.000 kilogram,” kata Eveready Noor.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara Siswandoyo meminta petugas kesehatan siaga di fasilitas pelayanan kesehatan untuk melayani warga yang membutuhkan pengobatan.

“Memang saat ini belum ada laporan lonjakan kasus penyakit akibat banjir seperti gatal-gatal, diare, ISPA, dan lainnya. Namun petugas kesehatan saya minta tetap siaga dan dalam melayani masyarakat dengan tetap menerapkan protokol penanganan COVID-19,” katanya.

Seperti dilansir Antara, Siswandoyo mengimbau warga di daerah banjir menjaga kesehatan dan kebersihan guna menghindari penyakit.

“Banjir yang melanda daerah ini yang relatif lama, rawan terkena penyakit kulit seperti gatal-gatal karena bisa terjadi iritasi pada tubuh disebabkan kena air kotor dan lainnya, sehingga masyarakat diminta menjaga kesehatan. Dan kalau ada yang mengalami keluhan selain gatal dan diare bisa berobat ke tempat pelayanan kesehatan setempat atau puskesmas terdekat,” kata dia.

Advertisement