YERUSALEM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mencaplok permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki pada 1 Juli mendatang.
“Daerah-daerah di negara ini adalah tempat kelahiran bangsa Yahudi. Sudah waktunya untuk menerapkan hukum Israel atas mereka,” kata Netanyahu kepada Knesset, parlemen Israel.
Dia beranggapan pencaplokan tidak akan menjauhkan perdamaian, malah akan membawanya lebih dekat pada perdamaian.
“Permukiman ini akan menjadi bagian dari Israel dalam skenario apa pun,” lanjut dia.
Bulan lalu, Netanyahu dan saingannya Benny Gantz dari partai Biru dan Putih mengumumkan bahwa mereka akan mengesampingkan perbedaan dan membentuk pemerintah persatuan.
Di bawah kesepakatan itu, Gantz akan mengambil alih jabatan perdana menteri dari Netanyahu pada 17 November 2021.
Israel diperkirakan akan melakukan pencaplokan Tepi Barat pada 1 Juli, sebagaimana disepakati antara Netanyahu dan Gantz.
Para pejabat Palestina, dilansir Anadolu, telah mengancam untuk menghapuskan perjanjian bilateral dengan Israel jika mereka melanjutkan rencana aneksasi yang akan merusak solusi dua negara.





