
PRESIDEN Filipina Rodrigo DuterteĀ dikenal sangat keras memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di negaranya sehingga ribuan Bandar narkoba tewas di tangan pemerintahnya yang melakukan perburuan sejak 2016.
Tidak hanya itu, di era kepemimpinannya saat ini, parlemen Filipina mengajukan RUU yang cukup unik yakni pengenaan tuntutan hukuman kurungan bagi pemesan makanan melalui ojek yang secara sepihak membatalkannya.
Pengajuan RUU tersebut muncul di tengah merebaknya pandemi Covid-19 sehingga warga yang terpaksa berdiam atau bekerja di rumah banyak yang memilih memesan makanan melalui jasa ojek online (ojol) .
Di sisi lain, situasi tersebut dimanfaatkan orang-orang iseng untuk melakukan prank pemesanan makanan melalui ojol kemudian membatalkannya, padahal si pengendara sudah membayar dulu makanan yang akan diantarkannya ke alamat pemesan.
Anggota parlemen yang menggagas pengajuan RUU tersebut, Alfredo Gabin dari Partai Ako Bicol seperti dikutip harian the Daily Mail menyebutkan, salah satu pasal RUU memuat tuntutan hukuman kurungan sampai enam tahun atau denda sebesar 100 Peso (setara Rp2 juta) bagi pelanggarnya.
RUU Perlindungan Pengantaran Makanan dan Barang Kebutuhan tersebut diajukan dalam upaya mencegah perbuatan iseng dari orang-orang tidak bermoral sehinggaĀ merugikan pengemudi ojol.
Pengecualian dari hukuman diberlakukan jika ada pelanggan yang membatalkan pesanannya karena sudah menunggu barang atau makanan pesanannya lebih dari satu jam namun tidak datang-datang itu pun jika dianggap melecehkan si pengemudi bisa dikenakan hukuman enam bulan kurungan.
Lain padang lain belalang, youtuberĀ remaja Ferdian Paleka bersama kedua rekannya diadukan oleh kelompok waria Di Bandung April lalu, karena melakukan prank dengan membagikan kotak berisi sampah pada kelompok transgender tersebut.
Ferdian akhirnya dibebaskan setelah sempat menginap di tahanan polisi setelah para korbannya mencabut pengaduan mereka dan pelaku meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang semula mereka anggap cuma iseng.
Untuk melindungi pengendara Ojol penghantar makanan, boleh juga yang dilakukan di Filipina dicontoh.




