CIANJUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga di Kecamatan Cijati, Leles dan Agrabinta mengungsi jika hujan turun.
BPBD Cianjur mengatakan pihaknya masih terus berupaya membuka jalan yang tertutup longsor di wilayah tersebut.
“Upaya membuka kembali jalan masih terkendala minimnya alat berat, namun sebagian kecil akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, setelah relawan, warga dan aparat setempat dengan alat seadanya berhasil menyingkirkan material longsor di wilayah Cijati dan Leles,” kata Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan, Rabu, dikutip Antara.
Ia menjelaskan alat berat yang diturunkan untuk membuka kembali akses jalan penghubung utama Leles-Cijati masih menggunakan dua alat berat milik Dinas PUPR Cianjur yang sebelumnya difungsikan untuk membersihkan material sampah sisa banjir.
Bahkan alat berat tersebut saat ini difokuskan untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor dengan ketinggian beragam mulai dari 1 meter hingga 3 meter dengan material bebatuan bercampur pohon berbagai ukuran, sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan pembersihan secara cepat.
“Meskipun belum ada tambahan, namun hasil kordinasi dengan dinas provinsi akan menurunkan alat berat dari arah Agrabinta, untuk mempercepat proses evakuasi material longsoran yang menutup akses jalan,” katanya.




