Investor Yakin Teknologi AR Jadi Penerus Smartphone Sekarang

HOHHOT, CHINA - JULY 22: Children wearing VR headsets watch videos at a science and technology museum during their summer vacation on July 22, 2020 in Hohhot, Inner Mongolia Autonomous Region of China. (Photo by Ding Genhou/VCG via Getty Images)

JAKARTA – Para investor teknologi yakin teknologi augmented reality (AR) akan menjadi penerus smartphone modern, saat ini. Meskipun ia melihat banyak pemodal ventura masih menahan diri mendukung berkembangnya game dengan basis AR.

“Alasannya banyak, tetapi semua cenderung berputar di sekitar gagasan, bahwa AR terlalu dini untuk perangkat lunak dan terlalu mahal untuk mencoba mengambil alih kekuatan Apple atau Facebook di bagian depan perangkat keras,” tulis laman Techcrunch, Rabu (21/10/2020).

Sementara itu, ketika tahun 2016 ketika awal munculnya teknologi realitas virtual (VR), sebagian besar pemodal ventura telah jor joran memodali teknologi VR, namun akuisisi Oculus ke Facebook gagal membuat para investor untung besar.

Pada tahun 2020, VR tidak mendapatkan lonjakan penggunaan seperti yang banyak diharapkan, sebagian besar karena masalah rantai pasokan di Facebook, tetapi pemodal ventura berharap perangkat baru mereka yang lebih murah karena akan menjadi baik untuk ekosistem startup.

Beberapa investor yang masih tertarik dengan AR telah memilih untuk fokus pada realitas virtual untuk saat ini, mereka percaya ada banyak persilangan yang baik antara perangkat lunak AR dan VR, dan bahwa mereka dapat membuat taruhan yang lebih aman pada startup VR hari ini yang akan dapat memanfaatkan Perangkat keras AR saat diperkenalkan.

“Selain Pokémon Go, saya rasa kami belum melihat angka keterlibatan yang diperlukan untuk AR,” investor VC Boost Brayton Williams memberi tahu TechCrunch. “Kami yakin VR masih merupakan peluang jangka panjang terbesar dari keduanya. AR melengkapi dunia nyata, VR menciptakan dunia baru tanpa akhir. ”

Advertisement