
WARGA Desa Plumbon, Kec. Limpung, Kab. Batang, Jawa Tengah heboh setelah ada diantara mereka menemukan uang kertas pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 berlembar-lembar di saluran irigasi setempat sejak Jumat sore lalu (20/11).
Seorang warga (NH) yang berprofesi sebagai petani mengaku berhasil mengumpulkan lebih Rp10-juta uang-uang kertas yang hanyut terbawa aliran air setelah ia melihatnya saat sedang membersihkan ladang di sekitar saluran irigasi.
Ia menduga, uang-uang tersebut milik seseorang yang jatuh dari kantong pakaiannya saat berjalan di sepanjang tepi saluran irigasi. Lembar-lembar uang itu dalam keadaan basah, dan ada juga yang kotor karena terendam atau tersangkut lumpur.
NH sendiri mengaku membersihkan, lalu menjemur lembaran-lembaran uang temuannya itu dan belum berani menggunakannya karena ia khawatir, pemiliknya akan datang,
Kepala Desa Plumbon, Agus Warsito membenarkan kejadian itu dan menyebutkan 12 warganya menemukan uang kertas yang seluruhnya bernilai sekitar Rp23 juta dan kemungkinan masih ada warga yang diam-diam menyimpannya.
Sebagian uang tersebut yang diperiksa dengan alat deteksi di cabang kantor BRI setempat dibenarkan keasliannya oleh petugas bank. Sampai Minggu, pagi masih ada warga yang mencoba-coba keberuntungan, mengais-ngais permukaan saluran irigasi dengan batang kayu dan sejauh ini belum ada orang yang mengaku kehilangan.




