Dalam keterangan resmi yang disampaikan, Minggu (29/11), wagub mengakui, ia terpaparĀ dari lingkungan pekerjaan, tepatnya dari seorang stafnya yang tertular dari klaster keluarganya.
“Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di tengah keluarga sekalipun,” ujar Ahmad Riza Patria.Kasus ini juga terungkap berkat contact tracing atau penelurusan yang dilakukan Dinas Keshatan DKI Jakarta. Saat dilakukan tes usap, Kamis (26/11) hasilnya negatif, dan baru setelah tes kedua (27/11) terkonfirmasi positif.
Selanjutnya, seluruh staf dan keluarga wagub menjalani tes usap mengikuti prosedur kesehatan yang telah ditetapkan WHO yakniĀ kewajiban bagi setiap pasien terkonfirmasi positif COVID-19 melakukan isolasi mandiri dan tetap dalam pengawasan tenaga kesehatan, baik di level puskesmas hingga rumah sakit.





