
BOJONEGORO (KBK) – Semburan lumpur bercampur air terjadi di Desa Jari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sempat membuat warga jadi panik sejak lima hari lalu.
Mereka ketakutan kalau lumpur tersebut dapat menenggelamkan kampung mereka seperti yang dialami di Sidoarjo
Kasi Trantib Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Eko Wage, menjelaskan sebelum muncul semburan air bercampur lumpur dan gas di desa setempat pernah terjadi gempa secara berturut-turut selama dua pekan.
“Kejadiannya dua bulan lalu,” ucapnya.
Sesuai perhitungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bahwa semburan lumpur bercampur air yang terjadi di empat lokasi di satu kawasan sejak lima hari lalu itu, debitnya sekitar 1 liter per detik.
Debit air itu, masuk ke Kali Keramat di desa setempat, yang selanjut masuk ke Kali Gondang, sebelumnya akhirnya airnya ke Waduk Pacal.
“Air di Kali Keramat berwarna keruh bercampur lumpur, tapi di Kali Gondang masih jernih, sebab ada tambahan air dari Kali Senganten,” kata seorang petugas.
Halaman Berikut : Tidak Seperti Sidoarjo




