JAKARTA – Jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, menurun sebanyak 514 kasus dan jumlah totalnya berkurang menjadi 158.498 kasus dengan persentasenya juga menurun menjadi 12,9%.
Meski demikian pasien terkonfirmasi positif per 15 Februari masih bertambah sebanyak 6.462 kasus.
Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.223.930 kasus. Dibandingkan jumlah kumulatif terkonfirmasi negatif COVID-19 hingga 15 Februari kemarin, tercatat mencapai 5.471.834 kasus termasuk tambahan hari ini sebanyak 13.164 kasus.
Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni dimulai dari DKI Jakarta 1.879 kasus dan kumulatifnya 317.432 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 947 kasus dan kumulatifnya 175.950 kasus, Jawa Tengah menambahkan 881 kasus dan kumulatifnya mencapai 142.318 kasus, Jawa Timur menambahkan 432 kasus dan kumulatifnya 122.807 kasus,serta Kalimantan Timur menambahkan 363 kasus dan kumulatifnya 49.532 kasus.
Untuk pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 184 kasus dan kumulatifnya mencapai 33.367 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi harian diantaranya DKI Jakarta menambahkan 55 kasus dan kumulatifnya 4.961 kasus, Jawa Timur menambahkan 51 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 8.613 kasus, Jawa Tengah menambahkan 26 kasus dan kumulatifnya 5.950 kasus, Bali menambahkan 9 kasus dan kumulatifnya 814 kasus serta Kalimantan Timur menambahkan 7 kasus dan kumulatifnya mencapai 1.168 kasus.
Selain itu, dari hasil uji per hari pada 613 laboratorium jejaring COVID-19, spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 26.378 spesimen dan kumulatifnya 10.087.796 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 19.626 orang dan kumulatifnya 6.695.764 orang. Untuk jumlah suspek tercatat ada 88.669 kasus.
Positivity rate berada di angka 18,3%. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.





