NUNUKAN – Banjir melanda perbatasan Indonesia-Malaysia dan merendam ratusan rumah warga dan sejumlah akses jalan pada lima kecamatan di wilayah Krayan Kabupaten Nunukan, Kaltara.
Banjir dilaporkan merupakan terbesar dengan meluapnya dua sungai besar yang berhulu di Sarawak, Malaysia.
“Banjir kali ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah di Krayan,” ucap anggota DPRD Kaltara Yakup Palung.
Yakup mengatakan, sejumlah akses jalan yang menghubungkan kelima kecamatan tersebut turut terendam banjir sehingga tidak dapat menjangkau semua titik-titik yang terdampak. “Kami turun bersama warga setempat untuk mengevakuasi korban banjir dengan peralatan seadanya,” ujarnya, dikutip Antara.
Informasi awal yang diperoleh, rumah warga yang terendam di Kecamatan Krayan sebanyak 30-an unit, Kecamatan Krayan Barat 40-an unit dan Krayan Tengah mencapai 20-an unit, ditambah beberapa fasilitas umum lainnya. Sedangkan jumlah rumah yang direndam banjir di Kecamatan Krayan Selatan dan Krayan Timur belum diterimanya.
Yakup Palung menyatakan banjir yang menenggelamkan sejumlah lokasi permukiman di wilayah Krayan ini tidak ada korban jiwa. Kecuali korban materi karena ternak yang hanyut dan perabot rumah yang rusak.





