JAKARTA – Juru Bicara (Jubir) Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan positivity rate Jawa dan Bali masih sangat tinggi, yaitu 19,9 persen, walaupun menurun dibandingkan sehari sebelumnya 24,7 persen.
Sementara di tingkat provinsi, pelacakan yang dilakukan masih sangat rendah, jauh dari target yang diharapkan, yaitu sekurang-kurangnya 15 kontak erat per kasus.
“Kami semakin mendorong jumlah testing bisa semakin ditingkatkan, sehingga kita bisa segera memisahkan kasus yang sakit dari populasi yang sehat,” ujarnya.
Insidensi atau jumlah kasus per 100 ribu penduduk per pekan di kebanyakan provinsi di Jawa-Bali masih masuk dalam kategori transmisi komunitas tingkat 3 dan 4, kecuali Jawa Timur dan Banten yang dikategorikan transmisi komunitas tingkat 2.
Sebagai contoh, kasus konfirmasi COVID-19 di bawah 20 per 100 ribu penduduk per pekan dikategorikan sebagai transmisi kasus tingkat 1, sedangkan transmisi di atas 5 per 100 ribu penduduk per pekan dikategorikan sebagai transmisi komunitas tingkat 4.
Tingkat transmisi komunitas diambil berdasarkan indikator dengan tingkat transmisi tertinggi. Sebagai contoh, jika kasus konfirmasi dan kematian dikategorikan dalam transmisi komunitas tingkat tiga, sedangkan rasio perawatan masuk dalam kategori transmisi komunitas tingkat 4, maka wilayah tersebut dimasukkan dalam kategori trasmisi komunitas tingkat 4.




