
HAITI – Diplomat Amerika Serikat mendesak para pemimpin politik Haiti untuk bekerja menuju penyelenggaraan pemilihan umum akhir tahun ini.
Tuntutan ini ditolak para aktivis masyarakat sipil di Haiti dan para ahli lainnya. Pemilu bagi mereka sebagai sebuah “kesalahan” di tengah ketidakstabilan politik yang mendalam.
Berbicara kepada wartawan pada hari Senin, (12/7/2021) Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken meminta para pemimpin Haiti untuk menyatukan negara di sekitar visi yang lebih inklusif, damai dan aman dan membuka jalan menuju pemilihan umum yang bebas dan adil tahun ini.
AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan pemilihan legislatif dan presiden yang direncanakan pada September di negara Karibia itu harus tetap dilanjutkan meskipun pekan lalu terjadi pembunuhan Presiden Jovenel Moise.
Dikutip dari Aljazera, pembunuhan presiden Haiti telah membuat negara itu menghadapi ketidakstabilan politik yang meluas dan kekerasan geng yang meningkat.




