Empat Penambang Emas di Sumbawa Tewas dalam Satu Lubang Galian

Ilustrasi/ vivanews

SUMBAWA – Empat orang penambang emas meninggal dunia dalam satu lubang galian di Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH menyebutkan, tiga korban merupakan warga setempat atas nama Said (33), Ucok (29), dan Robi (21). Sedangkan satu korban lagi asal Kakian atas nama Silet (29).

Menurut informasi dari Kepala Desa Gapit yang diterima Kantor SAR Mataram pukul 07.10 WITA, para penambang itu menggali lubang tambang emas sejak Jumat (1/10/2021), dan jenazah ditemukan hari ini, Rabu.

Namun, semuanya tidak kunjung ke luar dan warga setempat mencium bau menyengat yang berasal dari lubang dengan kedalaman sekitar 17 meter.

Tim rescue Pos SAR Sumbawa dan Bima dikerahkan dan bergabung dengan TNI, Polri, BPBD, warga setempat, dan unsur lainnya untuk melaksanakan evakuasi.

“Proses evakuasi selesai pada Rabu, pukul 16.00 WITA,” katanya, dikutip Antara.

Informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, para korban diduga meninggal dunia akibat asap knalpot dari mesin genset yang digunakan masuk ke dalam lubang tambang yang tergenang air.

Advertisement