Israel Akan Putus Yerusalem dan Betlehem dengan Memperluas Pemukiman Yahudi

Ilustrasi Yerusalem/ liputan6.com

YERUSALEM – Israel akan memperluas permukiman Yahudi guna memutuskan koneksi geografis antara Yerusalem Timur dan Betlehem.

Sebuah komite pemerintah Israel pada Rabu menyetujui rencana untuk mengambil alih tanah Palestina tersebut.  Menurut harian Israel Maariv, Komite Perencanaan dan Pembangunan di Kota Yerusalem yang dikuasai Israel menyetujui pembangunan gedung-gedung publik dan jalan-jalan di permukiman Givat Hamatos.

Maariv tidak merinci area yang akan diambil untuk pembangunan permukiman tersebut.

Permukiman Givat Hamatos dibangun di atas tanah milik Beit Safafa di selatan Yerusalem Timur.

Media Israel tersebut mengatakan komite itu menyetujui pembangunan 2.600 unit perumahan di permukiman yang sama pada 2014 tetapi di bawah tekanan internasional, rencana tersebut ditangguhkan.

Tahun lalu, otoritas Israel merilis tender untuk pembangunan 1.257 rumah di permukiman Givat Hamatos.

Langkah itu mendapat kecaman luas dari beberapa negara termasuk Inggris, Prancis, Jerman, Turki dan Mesir karena rencana pembangunan akan merusak solusi dua negara, demikian dilansir Anadolu.

Advertisement