JAKARTA – Angin kencang melanda wilayah Sinjai Sumatera Selatan dan mengakibatkan sebanyak tiga unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan satu rumah rusak ringan serta empat kepala keluarga (KK) ikut terdampak.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan kejadian ini berawal dari curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa (19/10/2021) pukul 03.00 WITA.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai melaporkan empat KK yang terdampak tersebut bermukim di Desa Bua, Kecamatan Tellu Limpoe. Namun, akibat kejadian itu hingga kini dilaporkan tidak ada korban jiwa.
Usai kejadian, BNPB Kabupaten Sinjai langsung menurunkan tim ke lapangan untuk segera melakukan kaji cepat dan berkoordinasi melakukan penanganan darurat. Bantuan berupa sembako langsung diberikan kepada para warga terdampak.
Ia mengatakan, sebagaimana dilansir Antara, usai kejadian tersebut para warga dan dibantu oleh tim gabungan bergotong royong untuk membersihkan material yang terbawa saat terjadi fenomena angin kencang.
Merujuk hasil analisa InaRISK, Kabupaten Sinjai memiliki potensi risiko cuaca ekstrim dengan kategori sedang hingga tinggi. Oleh karena itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan sebagai antisipasi adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu faktor cuaca.





