Menlu Retno Ungkap Alasan Indonesia Kirim Ulama ke Afghanistan

Ilustrasi Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memimpin debat terbuka Dewan Keamanan PBB di Markas PBB di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (7/5/2019). (Kemenlu RI)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan jika pemerintah mengirim ulama Indonesia berkunjung ke Afghanistan sebagai salah satu upaya untuk menciptakan perdamaian dan kemakmuran.

“Baru-baru ini, ulama Indonesia menjadi bagian dari ulama OKI [Organisasi Kerja Sama Islam] yang berkunjung ke Afghanistan, dan semua upaya ini dilakukan Indonesia karena kita ingin melihat Afghanistan damai dan makmur,” kata Retno di acara High-level Side Event: Global Solidarity with Afghan Women and Girls pada Selasa (19/9)

Namun, Retno tak menjelaskan kapan dan siapa saja ulama di Indonesia yang berkunjung ke negara Asia Selatan itu.

Retno juga memaparkan Indonesia sangat aktif berkomunikasi dengan antar ulama termasuk ulama Afghanistan. “Kita berbagi praktik-praktik terbaik kepada ulama-ulama Afghanistan tentang pendidikan inklusif bagi perempuan,” ungkap dia, dilansir CNNIndonesia.com.

Di kesempatan itu, Retno menyebut 80 persen anak perempuan usia sekolah tak bisa lagi mengenyam pendidikan usai Taliban menguasai Afghanistan.

Perempuan di Afghanistan, lanjut dia, juga dilarang bekerja untuk PBB dan lembaga non-pemerintah internasional. Di mata Retno, situasi demikian akan mempersulit pengiriman bantuan kemanusiaan.

Menurut data Program Pembangunan PBB (UNDP) memperkirakan, pembatasan akses pekerjaan bagi perempuan menyebabkan Afghanistan kehilangan US$1 miliar dari PDB mereka atau sekitar 7 persen.

Advertisement