SUKABUMI – Diantara 380 orang tukang becak yang mengantri untuk mendapat jatah uang munggahan dari Wali Kota Sukabumi, Mohamad Muraz di aula Mesjid Agung Kota Sukabumi, Sabtu (4/6/2016), seorang tukang becak yang menderita stroke, Agus (54) terjatuh ditengah sesaknya antrian.
Pembagian uang munggaha sebesar Rp. 115.000, membuat Agus (54) warga Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, terjatuh terkujur lemas Beruntung saat Agus terjatuh, sesaaat terjatuh di tengah sesaknya ratusan orang yang juga ikut mengantri.
Beruntung, badannya tertangkap tukang becak lainnya yang berada di dekatnya. meskipun dalam kondisi sakit, dia mengaku sangat ingin mendapatkan jatah munggahan dari Pemkot Sukabumi untuk membeli lauk-pauk untuk istri dan anak-anaknya.
Wali Kota Mohammad Muraz pun menghampirinya dan memerintahkan sejumlah pejabat untuk segera membantu tukang becak itu.
“Dia harus dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis. Mungkin dia kecapaian saat akan memperoleh uang munggahan,” kata Muraz, dikutip dari Pikiran Rakyat.
Selain dibagikan ke tukang becak, uang munggahan juga dialokasikan bagi ribuan orang anak yatim piatu yang tersebar di 21 panti asuhan. “Termasuk memberikan uang munggahan kepada anak yatim piatu sebesar Rp. 7.500.000 setiap panti,” kata Mohammad.





