Tasikmalaya-Hujan deras yang melanda Kabupaten Tasikmalaya sepanjang Kamis (29/2) hingga Jumat (1/2) dini hari menyebabkan longsor dan banjir. Hal ini diketahui terjadi di sejumlah titik, jembatan penghubung antara Kecamatan Cikatomas dan Karangnunggal pun ambles.
Jembatan Parung Mandala ambles pada bagian sambungan jalan menuju jembatan. Akibatnya, jembatan satu-satunya penghubung dua kecamatan ini tidak bisa dilintasi pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan empat.
Dampaknya, masyarakat sekitar yang akan menuju di Singaparna, harus memutar sejauh puluhan kilometer melalui Salopa maupun jalur Cikalong. Jalan penghubung jembatan yang ambles diduga akibat curah hujan tinggi. Sehingga air Sungai Ciwulan di bawah jembatan menggerus bagian tanah pinggir jembatan.
Hujan deras juga menyebabkan longsor dan banjir di Kecamatan Sukaraja, Sukarame, Parung Ponteng, serta Tanjungjaya. Banjir mengakibatkan empat rumah terendam air di kampung Legok Cimanggu, Desa Leuwibudah, Tanjungjaya.
Sementara Longsor terjadi di Kampung Cigantang, Desa Leuwibudah yang merusak rumah serta menutup akses jalan penghubung Kampung Cimanggu dan Kampung Bojongsirna.
Di kecamatan Sukarame tanah longsor menimpa akses jalan penghubung Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjungjaya. Alhasil kendaraan belum bisa melintasi jalan.
Terakhir, longsor mengakibatkan akses jalan Desa Cibungur, Parung ponteng. Setengah badan jalan desa tertimpa material longsor hingga pengendara harus wasspada.





