CIA: ISIS Akan Lebih Menyerang Negara Barat

Isis
Ilustrasi Tentara ISIS

AMERIKA SERIKAT – Kehilangan banyak wilayah di Irak dan Suriah, ISIS dinilai akan lebih banyak menggunakan taktik gerilya dan merencanakan lebih banyak serangan di negara-negara Barat sebagai ajang balas dendam.

Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika (CIA) John Brennan mengatakan hal tersebut pada sebuah Kongres.
Menurut Brennan, meskipun sudah banyak kemajuan di medan tempur dalam menghadapi ISIS, usaha-usaha Barat itu tidak mengurangi kemampuan dan jangkauan global ISIS.

Dikutip dari VOA, Jumat (17/6/2016), Brennan menambahkan ISIS mungkin berencana menyelundupkan orang-orangnya ke negara-negara Barat sebagai pengungsi atau melalui cara-cara perjalanan yang sah.

Brennan juga memberitahu para anggota legislatif itu bahwa ISIS membangun cabang-cabangnya di seluruh dunia menjadi suatu jejaring yang saling terhubung, dengan menyebutkan kehadiran ISIS yang semakin berkembang di Afghanistan, Semenanjung Sinai Mesir dan Yaman.

Sementara tekanan terhadap ISIS semakin meningkat, Brennan memperkirakan kelompok itu akan menanggapinya dengan meningkatkan kampanye teror globalnya untuk mempertahankan dominasinya dalam agenda terorisme global.

Advertisement