Siang Ini, Dinkes Jelaskan Dugaan Penghilangan Bayi di Sebuah Rumah Sakit

Ilustrasi/ Foto: okezone

JAKARTA – Seorang ibu kehilangan bayinya saat melahirkan di Rumah Sakit Harapan Jayakarta (HJ). Menyikapi hal ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengirim tim untuk bertemu pihak manajemen rumah sakit.

Seksi Bagian Kesehatan Dinkes DKI, Dr Ghafar, mengiyakan saat berada di RS Harapan Jayakarta, Jumat (17/6/2016). “Iya ini mau ketemu direktur RSHJ,” ujarnya kepada okezone.com.

Namun keterangannya sebatas membenarkan pertemuan tersebut saja, Gaffar enggan membeberkan materi yang bakal dikonfirmasi ke pihak RSHJ.

Beberapa jam kemudian, Gaffar menegaskan akan membeberkan kasus penghilangan bayi yang terjadi pada Raudiah Elva Nigaih, pada konferensi pers yang akan dilakukan siang ini, sekitar pukul 14.30 WIB.

Seperti diketahui, kasus dugaan hilangnya bayi kembar terungkap usai Raudiah Elva Nigaih (37) mengadu ke kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Rabu 915/6/2016).

Sebelumnya, saat hamil Raudiah sudah melakukan USG dua kali di sebuah puskesmas dan rumah sakit, dan dinyatakan mengandung anak kembar. Namun, saat dioperasi sesar di RSHJ, Jalan Bekasi Timur, Cakung, Jakarta Timur. ia hanya menerima satu bayi.

Mengetahui hal tersebut, ketika mempertanyakan bayi satunya lagi namun ia justru dimarahi salah satu asisten dokter.

“Saya memohon perlindungan hukum untuk segera di tindaklanjuti masalah yang saya alami di RS HJ karena ketidakpuasan dari hasil operasi caesar yang dilakukan oleh dokter-dokter yang menanganinya,” kata Raudiah kepada wartawan di Komnas Perlindungan Anak, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (15/6/2016).

Kecurigaan Raudiyah timbul saat dokter memutarkan lagu Glend Fredly dengan volume cukup keras, yang awalnya hal itu dianggap sebagai penenang. Namun, Raudiyah menganggap itu sebagai pengalihan perhatian. Dari situ dia mendengar percakapan dokter-doker tersebut tapi tidak jelas.

“Yang saya herankan, kenapa nyetel lagu Glend Fredly kenceng-kenceng,” ujarnya.

Advertisement