Pasca Serangan AS di Kunduz, Semua Lembaga Kemanusiaan Hengkang

Afganistan (KBK)-Pasca serangan udara Amerika Sertikat  ke Kunduz,Afganistan belum lama ini, membuat semua Lembaga Kemanusiaan dan relawannya memilih meninggalkan daerah tersebut.

“Kini tidak ada rumahsakit yang beroperasi untuk menangani trauma di kota itu setelah pemboman. Rumahsakit Medecins Sans Frontieres atau Dokter Tanpa Tapal Batas itu,lembaga kemanusiaan juga hengkang semua, “ kata Juru bicara OCHA Jens Laerke, seperti dilansir Voa,Rabu (7/10).

Ia juga mengatakan, rumah sakit itu satu-satunya fasilitas medis di seluruh wilayah timur laut negara itu, yang melayani sekitar 300 ribu orang di Kunduz saja. “Jadi, 300 ribu orang kini tidak punya fasilitas rumahsakit,” ujar Laerke.

Laerke menambahkan akibat serangan tersebut ,pasokan kebutuhan dasar untuk warga sekitar juga menjadi terhambat.

Serangan itu juga berdampak langsung dan buruk pada penduduk. Ribuan orang meninggalkan kota itu dan diperkirakan 8.500 keluarga di Afghanistan timur laut mengungsi akibat pertempuran itu, menurut badan kemanusiaan PBB, yang dikenal sebagai OCHA.

Seperti diketahui, lebih dari 30 orang tewas dan puluhan luka-luka dalam pemboman Amerika terhadap rumahsakit itu hari Sabtu lalu.
Serangan tersebut dikutuk dari perbagai pihak, dan banyak yang menyebutnya sebagai tindakan kriminal.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here