
GAZA – Ratusan orang di Gaza melaksanakan salat Iduladha di tengah puing-puing dan bangunan yang hancur pada Minggu, 16 Juni 2024.
Mereka melaksanakan salat Iduladha dalam suasana muram yang ditandai dengan berlanjutnya agresi Israel, sehingga kegembiraan yang biasanya ada pada hari raya tersebut tidak terasa.
Koresponden kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa ratusan jemaah melaksanakan salat Iduladha di berbagai wilayah Gaza, termasuk di atas puing-puing, di sisa-sisa bangunan masjid, dan di tempat terbuka, sambil membawa anak-anak mereka.
Semangat perayaan Iduladha yang biasanya ada tidak terasa akibat agresi Israel yang terus berlangsung selama sembilan bulan.
Para pemimpin salat Iduladha menekankan pentingnya menjenguk keluarga dari kerabat yang telah tewas, korban luka, dan narapidana untuk menjaga tali silaturahmi.
Mereka juga menekankan perlunya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu, serta anak-anak korban luka dan tahanan.




