Pasutri Baru Wajib Tahu, Ini 6 Tips agar Cepat Hamil

Ilustrasi ibu hamil/ foto: ui.ac.id

JAKARTA – Kehamilan merupakan proses yang kompleks. Selain faktor kesuburan, ada berbagai faktor lain yang menentukan seberapa cepat kehamilan dapat terjadi.

Kehamilan tidak hanya dipengaruhi oleh kesuburan istri, tetapi juga suami. Selain itu, kondisi fisik yang sehat dari kedua pasangan sangat berpengaruh dalam proses terjadinya pembuahan sebelum kehamilan terjadi.

Ada pasangan suami istri (pasutri) yang langsung hamil setelah menikah, sementara yang lain membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai momen ini. Hal ini sering menjadi masalah bagi banyak pasangan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa hal tentang persiapan kehamilan dan cara agar cepat hamil. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

1. Konsultasi ke Dokter

Sebelum memulai program hamil, berkonsultasi dengan dokter adalah langkah penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan yang terkait dengan organ reproduksi. Ini untuk memastikan bahwa kedua pasangan sehat dan siap memulai program hamil.

Pemeriksaan yang bisa dilakukan meliputi USG, tes darah untuk penyakit keturunan, tes penyakit menular seksual, pemeriksaan pap smear untuk area serviks, dan tes untuk menilai kualitas sperma.

2. Berhubungan Intim secara Rutin

Berhubungan intim secara rutin di waktu yang tepat dapat meningkatkan peluang kehamilan. Beberapa ahli menyarankan bahwa produksi sperma tertinggi terjadi pada pagi hari. Selain itu, menemukan posisi yang nyaman saat berhubungan seksual juga penting.

3. Ketahui Masa Subur

Berhubungan seksual pada masa subur dapat meningkatkan keberhasilan pembuahan. Masa subur adalah saat ovulasi, ketika ovarium melepaskan sel telur.

Ini biasanya terjadi beberapa hari setelah haid, tergantung pada siklus menstruasi. Masa subur biasanya berlangsung selama beberapa hari. Perempuan dapat menggunakan kalender ovulasi atau tes ovulasi untuk mengetahui masa subur.

4. Jaga Berat Badan Ideal

Berat badan yang ideal penting untuk persiapan kehamilan. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti diabetes atau hipertensi, sedangkan berat badan kurang dapat menurunkan potensi pembuahan. Indeks Massa Tubuh (IMT) yang normal untuk orang Asia adalah 18,5–22,9.

5. Hindari Merokok dan Konsumsi Alkohol

Merokok dan konsumsi alkohol dapat menurunkan potensi kehamilan. Alkohol dapat menurunkan kadar testosteron dan jumlah sperma, serta meningkatkan jumlah sperma abnormal. Merokok juga dapat menurunkan produksi dan kualitas sperma.

6. Konsumsi Makanan Bergizi

Nutrisi yang baik penting saat mempersiapkan kehamilan. Kurangi konsumsi makanan tinggi kalori dan pemanis buatan. Minum air putih 8 gelas per hari, serta konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak.

Konsumsi ikan 340 gram per minggu juga dapat membantu, namun hindari ikan dengan kadar merkuri tinggi seperti tuna. Perbanyak konsumsi makanan kaya protein, zat besi, asam folat, dan kalsium.

Konsumsi asam folat setidaknya 6 bulan sebelum hamil untuk mencegah cacat tabung saraf pada bayi. Asam folat juga bisa didapat dari suplemen dengan dosis 400 mikrogram per hari.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here