YOGYAKARTA – Kereta Api Taksaka (KA 70) rute Stasiun Gambir-Yogyakarta menabrak truk molen di perlintasan sebidang, JPL 714, Kilometer 531+000, jalur hulu antara Stasiun Sentolo-Rewulu, Rabu (25/9/2024).
Peristiwa tersebut menyebabkan tujuh perjalanan kereta terganggu. Manager Humas Daerah Operasional 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro melaporkan tujuh perjalanan kereta yang mengalami keterlambatan yakni Kereta api Mataram (KA 90) rute Pasarsenen-Solo Balapan, terlambat 15 menit.
KA Singasari (KA 104) rute Pasarsenen-Blitar, terlambat 24 menit. KA Bogowonto (KA Plb 136A) rute Pasarsenen-Lempuyangan, terlambat 27 menit.
Kemudian, KA Bandara ke YIA (KA 581) terlambat 24 menit. KA Bandara ke Yogyakarta (PLB 564A) terlambat 41 menit. KA Bandara ke YIA (PLB 701A) terlambat 16 menit dan KA Taksaka (KA 70), setelah evakuasi melanjutkan perjalanan ke stasiun akhir Yogyakarta mengalami kelambatan 192 menit.
Krisbiyantoro pun mengungkapkan kejadian bermula ketika sopir truk tidak mengindahkan sirene atau isyarat, bahwa kereta api akan lewat. Sehingga ia terjebak dan membuat temperan terjadi.
“Kecelakaan ini mengakibatkan terganggunya perjalanan kereta api, kerusakan pada sarana dan prasarana kereta api serta Awak Sarana Perkeretaapian mengalami cidera. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya. Krisbiyantoro pun menyesalkan atas kejadian tersebut.
Pasalnya, telah dilakukan penindakan pelanggaran di pelintasan sebidang dilakukan serempak oleh jajaran Kepolisian di Jawa dan Sumatera bersama KAI dan stakeholder terkait lainnya.





