GAZA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan adanya situasi yang semakin memburuk dan berbahaya di Gaza Utara, dan menyerukan akses kemanusiaan ke wilayah Jabalia.
Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), juru bicara PBB Farhan Haq menyatakan bahwa keluarga-keluarga di utara menghadapi kondisi yang sangat mengerikan, berusaha bertahan hidup di tengah konflik yang kian intens.
“OCHA memperingatkan bahwa kurangnya akses yang terus berlangsung ke wilayah Jabalia memiliki dampak yang mengancam jiwa,” katanya, Jumat (18/10/2024).
Haq juga menyampaikan bahwa lembaga tersebut telah meminta otoritas Israel untuk memfasilitasi evakuasi warga sipil yang terjebak di bawah reruntuhan, dan masih menunggu persetujuan dari pihak Israel.
OCHA mendesak agar Israel memberikan akses kemanusiaan yang aman, cepat, berkelanjutan, dan tanpa hambatan ke Jabalia dan wilayah lain di utara yang sangat memerlukan bantuan.
Selain itu, Haq melaporkan bahwa bentrokan antara tentara Israel dan Hizbullah terus berlanjut di Lebanon, dalam wilayah operasi pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL).
Ia mencatat adanya 70 pelanggaran udara oleh tentara Israel di wilayah udara Lebanon, mencetak rekor pelanggaran tertinggi sejak Oktober 2023.





