JAKARTA – Stres dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti hubungan keluarga, pasangan, pekerjaan, dan masalah keuangan. Setiap orang perlu mengetahui cara mengatasi stres agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Sayangnya, banyak orang yang berpikir bahwa stres akan hilang dengan sendirinya. Padahal, stres perlu segera ditangani agar tidak menjadi kronis atau jangka panjang. Stres kronis bisa berdampak negatif pada fisik dan mental.
Psikolog klinis dari Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan, Widya Sintia Sari, M.Psi, menyarankan teknik mengelola stres melalui latihan pernapasan, yaitu dengan menarik napas dalam dan mengembuskannya perlahan.
“Ubah rute ke kesadaran, pernapasan. Karena orang kalau lagi panik, kognitifnya shut down, tidak bisa berpikir. Jadi siapkan dulu otak kita untuk berpikir, bernapas dulu,” ujarnya di Jakarta, Kamis (14/11/2024).
Dalam praktiknya, seseorang bisa fokus menarik napas dan menghembuskannya perlahan selama sekitar 30 detik atau 10 siklus pernapasan. Bagi yang beragama Islam, bisa juga sambil berzikir.
Widya menambahkan bahwa latihan pernapasan untuk menenangkan diri saat stres membutuhkan waktu dan kebiasaan. Namun, setelah terbiasa, biasanya seseorang dapat merasa tenang dalam waktu kurang dari satu menit.
Menurut Widya, latihan pernapasan ini dapat membantu mencegah pelampiasan stres melalui kebiasaan yang tidak sehat.
“Karena kadang-kadang ketika stres itu rute pikiran kita dari stressor itu langsung ke melampiaskan atau langsung ke kebiasaan yang tidak sehat. Ini yang perlu kita ubah. Ketika kita mau marah, kita langsung latih napasnya,” kata Widya, dilansir dari Antara.
Setelah merasa lebih tenang, langkah berikutnya adalah menyiapkan diri dengan pikiran positif. Menyatakan pada diri sendiri bahwa kita sudah tenang juga bisa membantu.
“Nanti ketika kita sudah lumayan tenang nih, kita siapkan diri kita dengan pikiran yang positif. Oke, saya sudah cukup tenang, verbalkan karena kita harus mendengar suara kita sendiri dulu. Jadi setelah itu kan bisa berpikir, kalau sebelumnya tidak bisa,” tuturnya.
Secara umum, stres adalah bagian dari pengalaman hidup sehari-hari yang tidak dapat dihindari. Widya menjelaskan bahwa stres psikologis adalah respons normal di tengah situasi yang tidak biasa.





