Belasan Rumah di Donggala Rusak Dihantam Angin Kencang

Ilustrasi Rumah Warga Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang rusak berat akibat terjangan angin kencang pada Selasa (3/1/2023), pukul 04.20 Wita. (Foto: BPBD Kabupaten Mamuju)

DONGGALA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat sedikitnya 11 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Donggala, Minggu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring mengatakan angin kencang melanda Desa Lembasada dan Tosale di Kecamatan Banawa Selatan, dan Desa Banawa serta Salumboda di Kecamatan Banawa Tengah.

Andy menuturkan angin kencang yang disertai hujan tersebut merusak sejumlah rumah warga. Berdasarkan asesmen sementara, kata dia, dua unit rumah rusak di Desa Lembasada dan satu unit rumah di Desa Tosale, serta tiga kepala keluarga (KK) terdampak akibat peristiwa ini.

Sementara itu di Kecamatan Banawa Tengah, dua rumah warga rusak berat dan tiga rumah rusak ringan di Desa Salumboda. Selain itu, tiga rumah warga rusak berat di Desa Towale, dan delapan kepala keluarga (KK) terdampak.

“Empat keluarga sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya, dilansir Antara.

Meski demikian, lanjutnya, situasi masih berangin kencang di wilayah Kecamatan Banawa Tengah. Adapun kebutuhan mendesak masih dalam proses pendataan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Donggala saat ini masih berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan melakukan asesmen serta membantu warga.

Dalam mengantisipasi bencana di daerah, khususnya bencana hidrometeorologi, pihaknya memaksimalkan ketersediaan pos peralatan.

Ia menyebut pos peralatan diperuntukkan sebagai tempat penyiapan peralatan dan logistik untuk mengantisipasi bencana. Selain itu, juga untuk memperpendek jarak distribusi peralatan penanggulangan bencana.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here