GAZA—Sejumlah bus dan truk Palestina yang membawa penumpang Palestina dan kargo, diperbolehkan melewati Jalur Gaza untuk pertama kalinya sejak 2007.
Seperti di lansir World Buletin, Rabu (13/7/2016) langkah ini merupakan imbas dari kesepakatan yang ditandatangani minggu ini antara Kementerian Urusan Sipil Palestina dan Israel.
Pejabat Kementerian Mohamed al-Maqadma mengatakan bahwa Jalur Gaza utara Erez, yang dikendalikan oleh Israel  telah dibuka pada Rabu untuk memungkinkan masuknya sejumlah kendaraan.
“Besok kami berharap 100 truk dan bus lainny akan diizinkan melalui jalur tersebut,” kata Mohmed.
Seperti diketahui, Mei lalu Israel mengumumkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan proposal yang memungkinkan peralatan dan kendaraan melalui persimpangan Erez, dimana biasanya hanya diperuntukkan bagi lalu lintas penumpang.
Pada Senin pekan ini, Kementerian Urusan Sipil Palestina mengumumkan telah menandatangani perjanjian dengan Israel dimana berbagai kendaraan diizinkan untuk melewati persimpangan.
Sejak 2007, Gaza menderita di bawah blokade Israel. Hal tersebut membuat hampir dua juta penduduk kekurangan pasokan kebutuhan pokok, termasuk makanan, bahan bakar, obat-obatan dan bahan bangunan.





