KUPANG – Puluhan warga di Kampung Sonan, Dusun I, Desa Bitobe, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak longsor, saat ini sangat membutuhkan makanan dan pakaian.
Camat Amfoang Tengah, Marsyuner Prayudin Bureni, mengungkapkan bahwa sebanyak 74 jiwa telah diungsikan ke Gereja Siloam di Desa Bitobe, Kecamatan Amfoang.
“Iya benar, para pengungsi kekurangan makanan dan pakaian, karena mereka hanya membawa pakaian di badan, sementara hasil perkebunan mereka tertinggal,” tuturnya.
Beberapa warga yang berhasil menyelamatkan diri hanya sempat membawa jagung, namun dalam jumlah yang sangat terbatas.
Selain kebutuhan pangan dan pakaian, para pengungsi yang terdiri atas 18 kepala keluarga (KK) ini juga memerlukan obat-obatan.
Pemerintah kecamatan bersama warga dan relawan dari beberapa desa sekitar telah memberikan bantuan darurat bagi para korban.
Pemerintah setempat juga telah melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Kabupaten Kupang, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang, Paulus Liu, menyatakan bahwa pemerintah kabupaten sedang berupaya memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Sebelumnya, Sabtu (8/2/2025), warga Desa Bitobe terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah wilayah tersebut nyaris tertimbun longsor akibat curah hujan yang tinggi. Mereka kemudian mengungsi ke gereja terdekat yang dinilai lebih aman dari ancaman bencana.




