Kudeta Turki, Erdogan Segera Kembali ke Ankara

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net

TURKI – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang sedang tidak berada di tempat saat terjadinya kudeta oleh sekelompok militer, mengatakan akan segera kembali ke Ankara.

Hal tersebut diungkapkannya lewat wawancara melalui video chat dengan kantor berita CNN turki, Sabtu (16/7/2016) dini hari. Erdogan yang sedang menikmati liburanya di Marmaris, kota pesisir Turki segera akan kembali dan memyerukan pada rakyatnya agar menentang aksi kudeta tersebut.

“Turunlah ke jalan dan beri mereka jawaban,” ajaknya.

“Saya akan datang ke alun-alun Ankara….kudeta ini dilakukan dari luar rantai komando. Mereka yang bertanggung jawab akan dihukum,” lanjutnya.

Sementara itu Partai oposisi Turki juga menyatakan mendukung Erdogan dan menentang upaya kudeta. “Negara ini telah banyak menderita akibat kudeta,” ujar pernyataan partai oposisi Turki, Partai Rakyat Republik.

Sejak memimpin Turki dari tahun 2003, pemerintahan Erdogan kerap diwarnai aksi protes karena dinilai menggerus nilai-nilai sekuler Turki dan ingin menerapkan hukum Syariat Islam. Pemerintah Erdogan juga diprotes karena dianggap mengekang kebebasan dan kritik, salah satunya dengan memblokir sosial media.

Advertisement