Penembakan di Lousiana, Obama Minta Warga Tenang

Ilustrasi penembakan

LOUSIANA—Presiden AS Barack Obama meminta semua pihak untuk menahan diri menyusul penembakan yang terjadi di Baton Rouge, Lousiana. Insiden terjadi pada Ahad (17/7) pagi waktu setempat.

Sementara ini dilaporkan, pelaku penembakan adalah pria Afrika-Amerika, bekas anggota marinir. Ia tewas bunuh diri saat terjadi baku tembak. Insiden ini terjadi tak lama setelah pria kulit hitam Alton Sterling menyerang dan menwaskan lima polisi pekan lalu di Dallas.

Dalam siaran langsung dari Gedung Putih, Presiden Obama menyerukan agar semua warga Amerika bersatu dan menahan diri dari aksi-aksi yang memecah belah.

“Terlepas dari motif, kematian tiga orang petugas yang berani ini menggarisbawahi bahwa polisi di seluruh negeri menghadapi bahaya setiap hari. Kita sebagai bangsa harus keras dan jelas bahwa kita tidak membenarkan kekerasan terhadap penegak hukum,” katanya seperti dikutip dari BBC, Senin (18/7/2016).

Advertisement