Gempuran Israel di Gaza Belum Berhenti, 40 Warga Palestina Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Wilayah Gaza, Palestina yang porak poranda akibat bombardemen Israel. Sampai Minggu (17/3) tercata 31.657 warga Palestina tewas dan 70.000 an terluka sebagian anak-anak dan perempuan.

JAKARTA, KBKNEWS.id – Serangan Israel di Gaza belum juga berhenti meski sudah ada perjanjian gencatan senjata, dan setidaknya 40 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir.

Sehingga menurut Kementerian Kesehatan jumlah korban tewas akibat perang genosida Israel sejak Oktober 2023 menjadi 50.886.

Sebuah pernyataan kementerian mengatakan bahwa 146 orang yang terluka juga dipindahkan ke rumah sakit, sehingga jumlah korban luka menjadi 115.875 dalam serangan Israel.

“Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” tambahnya, dilansir Anadolu Agency.

Tentara Israel melancarkan operasi udara mendadak di Jalur Gaza pada tanggal 18 Maret dan sejak itu telah menewaskan 1.522 orang dan melukai lebih dari 3.800 lainnya meskipun ada gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan yang berlaku pada bulan Januari.

November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here