Rugi hingga Rp1M, Mitra MBG Mengaku Bingung Ditagih Biaya Ompreng oleh Yayasan

Ilustrasi: Siswa bersiap menyantap makanan bergizi gratis. (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi)

JAKARTA, KBKNEWS.id –  Polemik dana program Makan Bergizi Gratis masih terus berlanjut,  setelah salah satu mitra dapur makanan bergizi gratis yang berlokasi di Kalibata Jakarta Selatan mengaku belum dibayar hingga nyaris Rp1 miliar.

Alih-alih mendapatkan haknya, kuasa hukum mitra dapur Ibu Ira, Danna Harly mengungkapkan bahwa Yayasan Makan Bergizi Gratis malah menagih Rp400 juta kepada korban terkait dugaan penggelapan pembayaran dana senilai Rp 975.375.000.

“Jadi kemarin ada komunikasi, saya dengan pihak yayasan, lucunya mereka malah menagih ibu Ira sebesar Rp 400 juta,” kata Danna seperti dilansir dari Antara.

Danna mengaku kebingungan karena mengeluarkan tagihan senilai Rp100 juta kepada kliennya. Menurut dia, adanya tagihan ompreng (tempat bekal) yang sudah dibayar kliennya Rp200 juta, tetapi malah dimasukkan ke dalam anggaran MBG.

“Kemudian juga ada tagihan ompreng. Jadi ibu Ira beli ompreng, kemarin Rp 12.000, sudah dibayar Rp200 juta. Nah, itu ditagihkan ke dalam mekanisme di MBG ini. Jadi dua hal yang berbeda dicampur-adukan, jadi kacau semua ini,” ungkap Danna.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menyatakan pengawasan terhadap yayasan yang bekerjasama dengan BGN untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu diperkeat.

“Skema kerjasama dengan Yayasan bukan skema yg dirancang BGN sejak awal. Melainkan skema uji coba. Sehingga pengawasannya perlu diperketat,” kata Yahya.

Menurut Yahya, yayasan tidak mengerjakan sendiri melainkan bekerjasama dengan pihak catering. Ia juga meminta yayasan kerjasama harus dievaluasi. “Sehingga banyak ditemukan kekurangan-kekurangan dan mudah disalahgunakan. Dengan banyaknya kasus yang terjadi di lapangan pola yayasan ini perlu dievaluasi dan ditinjau ulang,” kata dia.

Yahya meminta BGN segera mempercepat keluarnya regulasi kerjasama dengan pihak ketiga seperti rencana semula.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here