PRANCIS – Setelah teror Nice, Prancis kembali diancam akan diserang ISIS, seperti terungkap dalam dua video yang diluncurkan oleh cabang propaganda wilayat al-Fuat dan Wilayat Ninewe.
Dalam video tersebut, seperti dilansir dari Express, Kamis (21/7/2016), Juru bicara ISIS, Abu Muhammad al-Adnani dalam Bahasa Prancis menyerukan pejuang lainnya untuk mengikuti kepemimpinan Bouhlel dan menyerang Prancis.
Para Muslim diminta untuk melakukan serangan terhadap Barat, termasuk membunuh orang-orang kafir Amerika atau Eropa, ” Terutama orang-orang Prancis yang memiliki kedengkian dan kekotoran.” ujarnya.
Bouhlel adalah jihadis yang melakukan serangan Nice. Selama ini, militan ISIS menuduh angkatan udara Perancis terus membunuh orang-orang tak bersalah di Irak dan Suriah.
Sedangkan video kedua, dirilis oleh Welayat Niniwe, yang menampilkan lebih dari dua orang berbahasa Prancis menyampaikan ancamannya untuk mengintensifkan serangan di Prancis.





