SEMARANG – Dua Santri Pondok Pesantren Uswatun Hasanah, Mangkang, Kota Semarang, Minggu, tewas setelah tersambar kereta api yang melintas di perlintasan tanpa palang pintu tidak jauh dari pondok pesantren tersebut.
Kapolsek Tugu Komisaris Suwarto membenarkan kejadian yang menewaskan dua santri berusia belasan tahun tersebut.
Kedua korban tewas masing-masing Abdul Rosyid Sidik (12) warga Brangsong, Kabupaten Kendal dan Muchamad Najih Al Hadi (12) warga Sibantal, Plantugan, Kabupaten Kendal, Jateng.
“Diduga karena kurang waspada saat melintas,” katanya.
Seperti diberitakan Antara, Kapolsek menilai korban tidak waspada saat melintas karena ternyata ada dua kereta yang lewat pada saat hampir bersamaan.





