Ratusan Warga Kendari Terdampak Banjir dengan Ketinggian Nyaris Dua Meter

Ilustrasi Kondisi permukiman warga yang terdampak banjir di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Rabu (15/3/2023). (Foto: BPBD Kabupaten Luwu Utara)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Cornelius Padang mengatakan sebanyak 402 jiwa terdampak bencana banjir di Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo.

Dia menjelaskan, 402 jiwa atau 103 kepala keluarga (KK) tempat tinggalnya terendam air hingga ketinggian mencapai 180 sentimeter.

“103 KK atau 402 jiwa yang terdampak banjir tersebut tersebar di empat RT, Kelurahan Lepo-lepo, yakni RT 14, 12,10 dan 01,” kata Cornelius Padang.

Dia menyebutkan bahwa banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir yang mengguyur hampir di seluruh wilayah Kota Kendari.

Cornelius menjelaskan selain di wilayah Kali Wanggu, ada beberapa wilayah lainnya terdampak bencana banjir dan tanah longsor dan korban banjir terbanyak di wilayah Kali Wanggu.

“Sampai sore ini di Wanggu, pengungsian memang kami buka dan fokuskan di Wanggu, karena korbannya cukup banyak dan airnya menggenangi rumah warga,” ujarnya.

Ia mengungkapkan dalam penanganan banjir tersebut, pihaknya mendirikan tiga posko pengungsian. Tiga tenda yang didirikan itu dari Kementerian Sosial (Kemensos), BPBD Provinsi dan Kota Kendari.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here