Deretan Gempa Paling Dahsyat di Indonesia, Sebabkan Tsunami hingga Likuifaksi

Ilustrasi gempa dahsyat (Foto: Ist)

JAKARTA, KBKNews.id – Gempa dahsyat terjadi di Rusia dengan kekuatan magnitudo mencapai 8,8. Sejumlah wilayah Indonesia juga dilaporkan waspada tsunami akibat gempa tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Papua Barat untuk menjauhi area pesisir.

Sejumlah gempa dahsyat juga pernah terjadi di Indonesia sebelumnya. Gempa itu memakan korban jiwa yang sangat banyak akibat dampak gempa seperti tsunami dan likuifaksi.

Berikut ini empat gempa dahsyat yang pernah terjadi di Indonesia seperti dirangkum KBKNews.id, Rabu (30/7/2025):

Aceh (2004): Tsunami Samudra Hindia yang Mengguncang Dunia

Pada 26 Desember 2004, pagi hari, Samudra Hindia diguncang oleh gempa bumi dahsyat berkekuatan 9,1 hingga 9,3 Skala Richter yang berpusat di dasar laut, 30 kilometer di bawah permukaan. Gempa ini terjadi akibat pergerakan lempeng Hindia yang menunjam di bawah lempeng Burma.

Guncangan kuat tersebut menimbulkan gelombang tsunami setinggi hingga 30 meter yang menerjang Aceh dengan hebat. Gelombang raksasa ini kemudian memantul dan menyebar ke dua belas negara pesisir Samudra Hindia, termasuk Thailand, Sri Lanka, India, dan Maladewa, menyebabkan kehancuran meluas.

Diperkirakan 230.000 jiwa melayang akibat bencana ini. Para ilmuwan NASA bahkan menyatakan bahwa gempa dan tsunami Aceh berdampak pada rotasi bumi, memperpendek durasi hari sebesar 2,68 mikrodetik, sedikit mengubah bentuk planet, dan menggeser Kutub Utara beberapa sentimeter.

Yogyakarta (2006): Gempa Bumi Tektonik yang Melumpuhkan

Pada 27 Mei 2006, sekitar pukul 05.55 WIB, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,9 atau 6,3 Skala Richter dengan kedalaman 7,5 km. Guncangan yang berlangsung selama 57 detik ini menyebabkan ribuan rumah rata dengan tanah.

Dampak gempa sangat parah, dengan banyak korban berjatuhan yang harus dievakuasi ke rumah sakit. Sayangnya, jumlah fasilitas kesehatan dan tenaga medis tidak sebanding dengan banyaknya korban yang memerlukan perawatan. Bencana ini juga menyebabkan jaringan komunikasi terputus dan 200.000 orang terpaksa mengungsi. Gempa Yogyakarta menjadi salah satu gempa paling mematikan di Indonesia dengan 6.234 korban jiwa.

Padang (2009): Guncangan Kuat di Sumatera Barat

Pada 30 September 2009, pukul 17.16 WIB, gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter mengguncang lepas pantai Sumatera Barat, sekitar 50 km barat laut Kota Padang. Gempa ini menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah seperti Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan kota-kota lain di sekitarnya. Akibat bencana ini, 1.117 orang meninggal dunia.

Donggala, Palu (2018): Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi

Pada Jumat, 28 September 2018, serangkaian gempa bumi mengguncang Sulawesi Tengah. Yang terkuat adalah gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter pada pukul 18.02 WITA, yang berpusat di darat, 26 km utara Donggala dan 80 km barat laut Palu, dengan kedalaman 10 km.

Gempa ini dipicu oleh pergeseran sesar Palu-Koro, sesar mendatar yang sangat aktif. Guncangan dirasakan luas hingga Samarinda, Balikpapan, dan Makassar. Setelah gempa utama, gelombang tsunami setinggi 1,5 hingga 3 meter menerjang Kota Palu dan Donggala.

Selain gempa dan tsunami, bencana ini juga memicu fenomena likuifaksi, yaitu tanah bergerak yang menelan bangunan dan korban. Total korban meninggal mencapai lebih dari 2.113 orang, 1.309 orang hilang, dan 4.612 orang luka-luka.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here