Rumor Soal Nasib Netanyahu Muncul di Tengah Konflik Israel–Iran

Delapan negara siap menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu atas tuduhan memanfaatkan kelaparan sebagai metode peperangan (foto: Vo!)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Spekulasi mengenai kondisi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu muncul di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Iran.

Isu tersebut mencuat setelah media Iran, Tasnim News Agency, mempublikasikan laporan yang menyebut kemungkinan Netanyahu terluka atau tewas.

Dalam laporannya, Tasnim mengaitkan sejumlah informasi yang beredar di ruang publik, seperti tidak munculnya rekaman video terbaru Netanyahu dalam beberapa waktu terakhir, laporan peningkatan keamanan di sekitar kediamannya, serta penundaan kunjungan Jared Kushner dan utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff.

Media tersebut juga mengutip klaim yang dikaitkan dengan mantan perwira intelijen Amerika Serikat Scott Ritter melalui media Rusia. Dalam klaim tersebut disebutkan Iran diduga telah menyerang lokasi persembunyian Netanyahu.

Di sisi lain, seperti dilansir jerusalem post, sejumlah catatan publik menunjukkan Netanyahu masih menjalankan aktivitas kenegaraan dalam beberapa hari terakhir.

Kantor Perdana Menteri Israel merilis pernyataan resmi pada 7 Maret 2026, sementara laporan pemerintah Israel menyebut Netanyahu mengunjungi lokasi dampak serangan di Beersheba pada 6 Maret.

Selain itu, Istana Élysée di Prancis juga melaporkan adanya komunikasi antara Presiden Emmanuel Macron dan Netanyahu pada awal Maret.

Spekulasi mengenai kondisi pemimpin negara sering muncul di tengah situasi konflik yang berkembang cepat, terutama ketika informasi yang tersedia terbatas atau tidak lengkap.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Israel maupun sumber independen yang mengonfirmasi klaim bahwa Netanyahu tewas atau mengalami luka akibat serangan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here