Menteri BUMN Rini: Tingkat Kemiskinan di Maluku Capai 60 Persen

Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno/ jabarmerdeka.co

MALUKU – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno mengatakan tingkat kemiskinan di Indonesia Timur terutama Maluku rata-rata mencapai 60-67 persen, dibandingkan di Jawa yang hanya mencapai 20 persen.

Ia menambahkan jika masyarakat di pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) sangat membutuhkan bantuan untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat di pulau itu.

“Masyarakat yang mendiami pulau-pulau kecil sangat membutuhkan bantuan terutama fasilitas umum (fasum) dan infrastruktur jalan serta dermaga laut,” kata Menteri Rini, di Dusun Naira, Negeri/Desa Aboru, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Rabu (17/8/2016).

Karena itu pihaknya akan memperhatikan melalui lembaga yang dipimpinnya dengan memberikan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), untuk membangun masyarakat di pulau-pulau kecil yang masih terisolasi.

“Kami melihat sendiri kondisi dermaga di Aboru, pembangunan belum tuntas. Kami akan membicarakannya dengan bapak Gubernur Maluku Said Assagaff bagaimana meneruskan pembangunannya bersama-sama dengan BUMN, karena konektivitas sangat penting, sebab kalau tidak ada dermaga sangat sulit kapal bisa berlabuh atau bersandar,” katanya.

Keprihatinannya bertambah karena ia menyaksikan sendiri masyarakat di Pulau Haruku belum bisa menikmati air bersih dan memiliki MCK.

“Alhamdulilah, saya merasa senang dan bangga karena pada momen peringatan HUT ke 71 Kemerdekaan RI, BUMN bisa turut berpartisipasi memberikan bantuan kepada masyarakat melalui CSR Bank Mandiri, sehingga bisa meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menteri Rini juga berkomitmen memberikan bantuan bagi para veteran di Maluku melalui program bedah rumah, dan program inti plasma bagi para nelayan.

Advertisement