JAKARTA, KBKNEWS.id – Memasuki hari keempat kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, sekitar 30 persen area yang terbakar telah berhasil dipadamkan.
Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, ratusan warga menggelar salat istisqa pada Jumat (3/7/2026) untuk memohon hujan agar api segera padam.
Salat istisqa dilaksanakan di halaman Masjid Jami Al Mujahidin, yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Mauk, Agus Romadhoni, mengatakan ibadah tersebut merupakan ikhtiar spiritual di tengah musibah yang telah menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.
“Melalui salat istisqa, kami memohon kepada Allah agar segera diturunkan hujan sehingga kebakaran di TPA Jatiwaringin dapat segera padam dan terkendali,” ujarnya.
Selain memohon hujan, Agus berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih mengkaji pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mempercepat pemadaman. Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan pelaksanaan hujan buatan masih menunggu kondisi awan yang sesuai berdasarkan pemantauan BMKG.
BNPB telah mengerahkan dua helikopter water bombing dan 18 unit mobil pemadam kebakaran. Api masih terlihat di sejumlah titik, sementara kepulan asap pekat terus membumbung ke udara.
Djohan mengatakan sekitar 30 persen area yang terbakar telah berhasil dikendalikan. Namun, angin yang cukup kencang masih menjadi kendala karena membuat api mudah merambat ke area lain.
Untuk mempercepat penanganan, sebanyak 30 personel Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan diterjunkan dengan metode inject, yakni mengalirkan air melalui pipa ke bagian dalam timbunan sampah yang masih menyimpan bara api.
Selain itu, alat berat excavator terus dioperasikan untuk mengurai timbunan sampah agar titik api yang berada di bagian dalam lebih mudah dijangkau. Akses jalan dari kawasan TPA Jatiwaringin menuju Kecamatan Sukadiri juga masih dibatasi dan hanya dapat dilalui kendaraan operasional yang terlibat dalam penanganan kebakaran.





