MAKASSAR – Keluarga Edy Suryono, Anak Buah Kapal (ABK) TB Charles yang saat penculikan berada sebagai posisi masinis II bewrjanji akan menikahkan Edy jika ia dibebaskan kelompok penyandera Abu Sayyaf.
Diketahui, Edy merupakan anak laki-laki satu-satunya dari empat bersaudara. Jika Edy selamat dalam kondisi yang baik, pihak keluarga akan menikahkan Edy dengan pacarnya yang bekerja sebagai PNS di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Rushi, kaka sepupunya mengatakan hal tersebut pada Jumat (19/8/2016), yang juga mengungkapkan harapan pihak keluarga agar Edy dapat segera bebas dalam kondisi sehat.
Tidak banyak yang dapat mereka lakukan, hanya berdoa dan terus berdoa. Keluarga Edy Suryono di Desa Komba, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, selalu menggelar doa dan zikir bersama setiap malam Jumat di kediaman orangtua Edy.
Edy bersama enam ABK lainnya disandera oleh sempalan kelompok militan Abu Sayyaf di perairan Sulu, Filipina, Senin 19 Juni 2016 waktu setempat. Pembajakan terjadi saat TB Charles tengah menarik tongkang Roby 152 di wilayah perairan.
Ketujuh ABK tersebut antara lain Ferry Arifin (Nakhoda), Muh Mahbrur Dahri (KKM), Edi Suryono (Masinis II). Kemudian Ismail (Mualim I), Muh. Nasir (Masinis III), Muh. Sofyan (Olman), dan Robin piter (JR. Mudi).
Sementara ini sudah dua orang yang berhasil lolos dari sandera, karena melarikan diri, yakni Muhamad sofyan dan Ismail. Kejelasan ABK lainnya masih terus diperjuangkan pemerintah Indonesia yang terus mendesak Filipina yang tengah melakukan gencatan senjata pada para penyandera.





