Bentrokan Dua Desa di Adonara Timur Kembali Pecah, 1 Tewas

JAKARTA, KBKNEWS.id – Bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali pecah pada Sabtu (18/7) pagi.

Konflik yang dipicu sengketa tanah adat tersebut menewaskan satu orang dan menyebabkan tiga lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Puskesmas Ile Boleng, Stefanus Ola Bura, mengatakan seluruh korban yang ditangani merupakan warga Desa Waiburak. Korban meninggal adalah seorang pria berusia 21 tahun, sedangkan tiga korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka senjata tajam.

Hingga kini belum diketahui apakah ada korban dari pihak Desa Narasaosina.

Konflik antara kedua desa telah berlangsung selama bertahun-tahun akibat saling klaim kepemilikan tanah adat yang belum terselesaikan.

Meski Pemerintah Kabupaten Flores Timur sempat memediasi kedua pihak, bentrokan masih terus berulang.

Sebelumnya, pada 9 Mei lalu, konflik serupa menyebabkan belasan rumah terbakar dan tujuh warga terkena peluru hingga harus dirawat di rumah sakit.

Peristiwa terbaru ini kembali menunjukkan perlunya penyelesaian menyeluruh terhadap sengketa yang menjadi akar konflik agar tidak terus menimbulkan korban.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here