
JAKARTA – (KBKNEWS) – 19/8 – MENLU China Wang Yi tiba di Seoul pada Rabu (19/8) untuk melangsungkan serangkaian pembicaraan tingkat tinggi bersama para pejabat pemerintah Korea Selatan.
Pembicaraan ini berlangsung setelah Seoul dan Washington mengurangi latihan militer gabungan di tengah upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghidupkan kembali diplomasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Wang dijadwalkan mengadakan pembicaraan dan makan malam dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun.
Keduanya diperkirakan akan membahas hubungan bilateral, isu-isu Semenanjung Korea, dan urusan regional.
Wang dijadwalkan bertemu dengan Presiden Lee Jae Myung, Kamis (20/8) . Ia juga akan mengadakan pembicaraan dan makan siang dengan Penasihat Keamanan Nasional Wi Sung-lac.
China turut merespons langkah Trump yang memerintahkan pemangkasan latihan militer AS-Korsel guna membuka kembali dialog dengan Pyongyang.
Pemerintah China yang terikat perjanjian sekutu resmi dengan Korea Utara menegaskan kembali komitmen prinsipilnya terhadap perdamaian regional. Juru Bicara
Kemenlu China, Lin Jian menyoroti pentingnya pendekatan dialog politik dalam menjaga stabilitas kawasan saat menanggapi kebijakan intervensi militer Trump tersebut.
“Menjaga perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan mendorong penyelesaian politik masalah
Semenanjung Korea adalah kepentingan bersama semua pihak,” tegas Lin Jian dalam konferensi pers rutin di Beijing.
Sesuaikan Jadwal latihan
Menlu Korsel, Cho Hyun menyambut baik momentum kedatangan Wang Yi di untuk mendiskusikan perkembangan terbaru di Semenanjung Korea, termasuk dampak penyesuaian latmil bersama AS.
Kunjungan Wang berlangsung di tengah usulan Presiden Lee Jae Myung mengenai pembentukan forum pembicaraan multilateral melibatkan negara-negara yang terlibat dalam Perang Korea 1950–1953 demi merancang mekanisme perdamaian abadi selain memetakan isu keamanan.
Kemlu Korea Selatan mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mengupayakan agenda KTTÂ bilateral antara Presiden Lee Jae Myung dan Presiden China Xi Jinping.
Pertemuan itu diproyeksikan bakal melangsungkan pembicaraan di sela-sela KTTÂ Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) yang dijadwalkan berlangsung di Shenzhen pada November 2026. (Kompas.com/ns)




