Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026, saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga Rabu (9/9/2026) siang, tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi pencarian berskala besar untuk menemukan total delapan korban, yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal.





