Panduan Saat Kapal Akan Tenggelam, Tetap Tenang dan Ikuti Langkah Ini!

JAKARTA, KBKNEWS.id – Berada di kapal yang mengalami kebocoran, kemiringan ekstrem, atau bahkan mulai tenggelam merupakan situasi darurat yang membutuhkan ketenangan.

Kepanikan justru dapat membuat penumpang sulit mengambil keputusan dan menghambat proses evakuasi.

Langkah pertama adalah segera mengikuti instruksi awak kapal. Jika alarm darurat berbunyi atau penumpang diminta menuju titik kumpul, segera bergerak sesuai petunjuk dan jangan kembali mengambil barang pribadi.

Jika tersedia, kenakan jaket pelampung dengan benar. Pastikan tali pengikat terpasang dan jaket berada pada posisi yang tepat. Jangan meniup pelampung tiup sebelum berada di luar kapal, karena dapat menyulitkan pergerakan saat melewati pintu atau celah sempit.

Saat menuju titik evakuasi, gunakan jalur yang diarahkan awak kapal. Hindari berdesakan dan jangan mendorong penumpang lain. Jika kondisi kapal sudah miring, berpegangan pada bagian kapal yang kokoh dan bergerak perlahan untuk mencegah terjatuh.

Jika diperintahkan meninggalkan kapal, gunakan sekoci atau rakit penolong yang tersedia. Jangan melompat ke laut kecuali memang diperlukan atau diperintahkan, terutama jika masih ada sarana evakuasi yang lebih aman.

Apabila harus berada di air, tetap kenakan jaket pelampung dan berusaha berkumpul dengan penumpang lain. Hindari berenang tanpa tujuan karena dapat menguras tenaga. Jika memungkinkan, pertahankan posisi dekat dengan sekoci, rakit, atau benda apung yang dapat membantu menjaga tubuh tetap mengapung.

Setelah berada di tempat aman, ikuti arahan petugas penyelamat. Jangan meninggalkan kelompok atau berenang menjauh untuk mencari bantuan sendiri. Jika memiliki alat komunikasi darurat, gunakan untuk menyampaikan posisi kepada petugas SAR.

Yang terpenting, tetap tenang, jangan mengambil risiko yang tidak perlu, dan prioritaskan keselamatan diri serta orang-orang di sekitar.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here