Prabowo Minta Pelaku Karhutla  Dikategorikan Terorisme Ekologi

Sekitar 600 sekolah di negara bagian Serawak, Malaysia, ditutup sementara gegara kebakaran huta yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Indonesia. (ilustrasi detik.com)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan sanksi hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia bahkan membuka kemungkinan agar tindakan tersebut dikategorikan sebagai “terorisme ekologi”.

Prabowo menilai persoalan karhutla telah menjadi masalah serius yang membutuhkan langkah hukum lebih tegas serta penguatan regulasi. Ia meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mendalami ketentuan sanksi bagi pelaku karhutla.

“Saya katakan itu coba nanti Mensesneg dengan Menteri Hukum didalami supaya masalah sanksi-sanksi hukumnya, mungkin undang-undangnya kita minta ke DPR untuk diperberat bahwa ini kita golongkan terorisme ekologi. Ini sangat serius,” kata Prabowo saat memimpin rapat terbatas terkait penanganan sejumlah bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9).

Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima laporan mengenai penanganan karhutla sekaligus langkah mitigasi menghadapi kondisi yang diperkirakan masih rawan dalam satu setengah bulan ke depan. Menurutnya, dampak asap karhutla tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga berpotensi mengganggu negara-negara tetangga.

Prabowo mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai upaya mitigasi dan tidak ingin kebakaran hutan di Indonesia menimbulkan persoalan bagi negara lain. Ia juga meminta aturan daerah yang masih memberikan ruang terhadap pembakaran lahan segera dicabut.

“Segera Perda-nya dicabut. Menteri Dalam Negeri dipastikan dan kalau perlu saya katakan kita perberat Undang-Undang Nasional,” ujarnya.

Presiden juga menegaskan pembukaan lahan dengan cara membakar tidak boleh lagi dilakukan dengan alasan apa pun. Pemerintah, kata dia, siap membantu masyarakat yang membutuhkan pembukaan lahan agar praktik pembakaran tidak menjadi pilihan.

“Saya sudah katakan jangan ada alasan rakyat kearifan lokal dan sebagainya, itu saya kira alasan. Saya sudah katakan kalau rakyat butuh kita akan bantu buka lahan. Tapi ini harusnya benar-benar tidak boleh berlanjut. Tidak boleh ada lagi kebakaran hutan untuk buka lahan atau alasan apapun,” ujar Prabowo.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here