BMKG Ungkap Penyebab Suhu Udara Terasa Makin Panas Belakangan Ini

JAKARTA, KBKNEWS.id – Suhu udara di sejumlah wilayah Indonesia belakangan terasa semakin panas dan menyengat. Kondisi tersebut juga ramai dikeluhkan warganet yang merasakan udara lebih kering dan minim hujan dalam beberapa hari terakhir.

Ketua Tim Manajemen dan Operasional BMKG Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang, Giyarto, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi kombinasi fenomena El Nino dan gerak semu Matahari.

Menurut Giyarto, El Nino dengan indeks yang sangat kuat membuat sejumlah wilayah mengalami kondisi yang lebih kering. Situasi ini kemudian diperkuat oleh posisi gerak semu Matahari yang bergerak dari wilayah ekuator menuju belahan Bumi selatan.

Pergerakan Matahari tersebut membuat wilayah Jawa menerima radiasi Matahari yang lebih tinggi. Akibatnya, suhu udara terasa semakin panas, terutama ketika tutupan awan minim dan hujan masih jarang turun.

“Kita ini terdampak oleh El Nino dengan indeks sangat kuat,” kata Giyarto dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Ia menjelaskan, gerak semu Matahari yang saat ini bergerak dari ekuator menuju belahan Bumi selatan turut meningkatkan radiasi yang diterima wilayah Indonesia.

“Ada pola sirkulasi pergerakan gerak semu Matahari yang saat ini pergerakannya dari ekuator menuju ke belahan Bumi selatan sehingga melewati kita. Menyebabkan radiasi yang kita terima juga meningkat,” ujarnya.

BMKG memperkirakan kondisi terik tersebut dapat semakin terasa hingga mencapai puncaknya pada Oktober. Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika paparan sinar Matahari sedang tinggi.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here