JAKARTA, KBKNEWS.id – Ayatulloh (41), yang selama hampir 10 tahun mencari nafkah dengan berjualan gorengan dan kopi, kini dipercaya menjadi Kepala Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, untuk periode 2026-2034.

Mulanya, warung sederhana tempatnya berjualan setiap sore hingga subuh menjadi ruang bagi Ayatulloh untuk berinteraksi dengan warga. Dari percakapan tersebut, ia mengetahui berbagai persoalan masyarakat sekaligus mendapat dorongan untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa.
“Banyak saudara yang berbicara. Katanya, udah nyalon aja lu besok. Jadi istilahnya saya diusung sama warga,” ujar Ayatulloh, dilansir Kompas.com.
Sebelum berjualan gorengan, Ayatulloh pernah bekerja sebagai buruh pabrik. Ia kemudian menjadi kenek bangunan setelah memilih berhenti bekerja karena rencana mutasi ke Kalimantan. Pada 2018, ia bergabung dengan Pemerintah Desa Pahlawan Setia sebagai staf perencanaan pembangunan desa.
Meski bekerja di pemerintahan desa, Ayatulloh tetap berjualan gorengan dan kopi dengan penghasilan sekitar Rp 200.000-Rp 300.000 per hari. Aktivitas tersebut membuatnya tetap dekat dengan warga.
Keputusannya maju dalam Pilkades sempat mendapat cibiran. Ia diragukan karena dianggap tidak memiliki modal dan hanya berprofesi sebagai penjual gorengan. Bahkan, ia pernah diminta menjual rumah untuk membiayai pencalonannya.
“Saya dikata-katain enggak punya uang, kok tukang gorengan nyalon lurah, nanti kalau jadi lurah bisa apa benahin desa,” katanya.
Alih-alih mundur, cibiran tersebut justru menjadi motivasi bagi Ayatulloh. Setelah terpilih, ia berkomitmen meninggalkan aktivitas berjualan agar dapat fokus menjalankan tugas sebagai kepala desa.
Ia juga membawa sejumlah aspirasi warga sebagai prioritas, di antaranya pengadaan tempat pemakaman umum dan pembangunan saluran drainase.
“Ke depan saya akan prioritaskan pengadaan makam umum dan saluran drainase,” kata dia.
Meski meninggalkan warung, Ayatulloh berencana mengembangkan usaha gorengan melalui program UMKM desa dan BUMDes. Ia juga akan turun langsung ke setiap wilayah untuk mengetahui kebutuhan masyarakat.
“Yang penting buat saya, saya akan bangun Desa Pahlawan Setia dan saya akan berbuat amanah. Itu yang saya lakukan,” ujar dia.





