DAMASKUS (KBK) – Kabar baik datang dari Daraya, Damaskus, Suriah, Jumat (26/8/2016) dengan alasan kemanusiaan, tentara pemerintah dan opsisi Suriah setuju memberi izin untuk mengevakuasi hampir 5.000 orang, termasuk pemberontak bersenjata.
Kota Daraya, adalah kota sebelah barat Damaskus yang terkepung sejak 2012, karena pemberontakan di Suriah.
Lebih dari 4.000 warga sipil akan dievakuasi ke lahan pengungsian di tanah yang dikuasai pemerintah, sementara 700 pemberontak bersenjata akan menyerahkan senjata mereka, baik senjata berat dan menengah.
Mereka sendiri akan ditransfer ke provinsi Idlib, yaitu kubu pemberontak pimpinan Jaish al-Fateh.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, mereka gembira akhirnya kesepakatan itu datang, setelah empat tahun pemberontakan di Daraya.
Observatorium mengatakan, para pemberontak yang tidak mau mengungsi dapat tinggal di dalam kota, setelah pihak pemerintah menuliskan catatan kriminal mereka.
Dikutip dari Xinhua, Warga sipil yang masih ingin tinggal di Daraya akan diberikan bantuan medis.





