ARAB SAUDI – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan mulai berlangsung pada 17 September 2016 atau 15 Dzulhijjah 1437H mendatang. Jamaah haji diimabu tidak membawa air zam-zam dan dimasukan ke dalam kopor yang akan disimp[an di bagasi.
Berbeda dengan sebelumnya, proses check in pemulangan jemaah haji Indonesia tahun ini akan langsung dilakukan di bandara. Proses city check in yang sebelumnya dilakukan di Madinatul Hujaj, tahun ini ditiadakan.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil di Kantor Daker Makkah mengatakan, “Nanti tidak ada city check in seperti biasanya yang dilakukan di Madinatul Hujaj. Tapi check in kita langsung di bandara. Baik Saudia maupun Garuda, dua-duanya nanti akan melakukan proses check in di bandara,” ujarnya, Sabtu (3/9/2016).
“Tentu dengan check in di bandara, waktu kita tidak bisa lebih lama dibanding kalau city check ini seperti yang lalu-lalu. Karena itu, sekali lagi saya mengimbau jamaah kita agar jangan membawa barang-barang yang dilarang, utamanya adalah air yang ditaruh di bagasi. Karena ini semua sangat membahayakan bagi penerbangan sehingga perlu untuk senantiasa kita tekankan untuk jangan dibawa,” katanya.
“Soal pemulangan, saya tekankan sekali lagi adalah mengenai barang bawaan. Utamanya ini yang kemudian acap kali menjadi penyebab dari tertundanya keberangkatan, yakni jangan sekali-kali membawa benda-benda cair dalam tas,” tegas Abdu Djamil, seperti dilansir merdeka.com.
Diketahui, Madinatul Hujaj adalah nama tempat di Jeddah yang selama ini digunakan untuk melakukan proses city check in. Di situ, dilakukan proses pemeriksaan barang bawaan atau kopor jemaah haji Indonesia sehari sebelum keberangkatan untuk mengecek apakah ada barang yang tidak diperkenankan masuk bagasi ataukah tidak.
Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, banyak kopor jemaah yang berisi air zamzam dan karenanya harus dibongkar untuk dikeluarkan. Menurut Abdul Djamil, setiap jemaah haji akan memperoleh zamzam sebanyak 5 liter. “Jadi kalau ingin menambah kemudian dimasukkan tas ini akan menghambat proses pemulangan kita,” katanya.





